RSS

Monthly Archives: October 2013

ARSITEKTUR KOMPUTER DAN STRUKTUR KOGNISI MANUSIA

ARSITEKTUR KOMPUTER DAN STRUKTUR KOGNISI MANUSIA

ARSITEKTUR KOMPUTER

Arsitektur komputer merupakan ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya. Dalam teknik komputer, arsitektur komputer merupakan konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja. Dengan kata lain arsitektur komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang struktur dan fungsi dari CPU, sebagaimana mempelajari tentang bagaimana CPU melakukan pekerjaannya, mempelajari tentang bagaimana CPU berhubungan dengan peralatan yang lain dalam menjalankan tugasnya, serta mempelajari cara mengatur kerja masing-masing komponen sehingga dapat berfungsi dengan baik.

STRUKTUR KOGNISI MANUSIA

Secara terpisah, struktur merupakan sesuatu yang dibangun atau yang disusun dengan pola tertentu. Sedangkan kognisi adalah suatu kemampuan berpikir (pengetahuan, kesadaran, kontrol, dll) dimana yang menjadi objek nya adalah diri manusia itu sendiri.

Ada beberapa aspek yang mempengaruhi struktur kognitif, antara lain yaitu:

  1. Berdasarkan kedewasaan dan perkembangan individu
  2. Sifat belajar yang lebih bermakna dari pengalaman yang terintegrasi
  3. Ketepatan dalam mentransformasi informasi stimulus dan pengalaman melalui fungsi kognisinya.

Pandangan kognitif dalam bidang informasi dianggap berbeda dengan pandangan kognitif dalam kerja otak manusia. Disini pandangan kognitif menekankan pada pemrosesan informasi yang di dapat dalam kerja otak dan kesadaran manusia. Struktur kognisi manusia merupakan bagian atau komponen yang terstruktur dalam otak manusia yang memberi pengetahuan berdasarkan sistem, skema, adaptasi, asimilasi dan akomodasi yang membentuk suatu kematangan dan pengalaman otak dalam menjalankan kehidupan sosial bagi seorang manusia. Sedangkan arsitektur komputer merupakan konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Kedua nya disini sama- sama membahas suatu struktur pengoperasian dasar, namun beda nya struktur kognisi diproses di dalam otak.

Contoh Kasus :

Rekruitment guru pada sebuah sekolahan untuk melihat kemampuan guru dalam pengajaran di kelas maupun dalam tugas administrasi guru.

Analisis Kasus :

Dalam proses penerimaannya, rekruitment guru dilakukan sesuai dengan tahap-rahap kebutuhan dari lembaga atau sekolah tersebut, seperti : pemeriksaan kemampuan kognitif nya dalam bidang pengajaran dengan proses wawancara maupun praktek, penempatan sesuai dengan kemampuan pengajaran atau bidang studi yang dikuasai nya, selanjutnya masa magang dilakukan untuk melihat kesesuaian hasil rekruitment. Disini kedua nya juga saling terkait, bila arsitektur komputer informasi di proses di CPU, sistem kognisi manusia di proses di otak, sedangkan proses rekruitment di proses oleh atasan, dan juga dapat berhubungan dengan guru atau bagian administrasi untuk bekerja sama dalam proses rekruitment tersebut. Seperti hal nya CPU yang berhubungan dengan perangkat lain dalam menjalankan tugasnya.

 

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN ARSITEKTUR KOMPUTER DAN STRUKTUR KOGNISI MANUSIA

1. Kelebihan dan kekurangan Arsitektur Komputer

Kelebihan :

  • Memiliki processor yang berjumlah lebih dari satu.
  • Bisa digunakan oleh banyak pengguna (multi user).
  • Dapat membuka beberapa aplikasi dalam waktu bersamaan.
  • Menggunakan teknologi time sharring.
  • Kecepatan kerja processornya hingga 1GOPS (Giga Operations Per Second).

Kekurangan :

  • Karena ukurannya yang besar, maka diperlukan ruangan yang besar untuk menyimpannya.
  • Harganya sangat mahal.
  • Interface dengan pengguna masih menggunakan teks.
  • Kerjanya sangat lama.
  • Membutuhkan daya listrik yang sangat besar.

2. Kelebihan dan kekurangan dari struktur kognisi yaitu :

Kelebihan :

  • Struktur kognisi lebih sistematis sehingga memiliki arah dan tujuan yang jelas.
  • Banyak memberi motivasi agar terjadi proses belajar.
  • Mengoptimalisasikan kerja otak secara maksimal.

Kekurangan :

  •   Membutuhkan waktu yang cukup lama

 

Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Arsitektur_komputer

http://annesdecha.blogspot.com/2012/03/analisa-struktur-kognisi-manusia-dan.html

http://lecturer.eepis-its.edu/~setia/Modul/ArKom/Pertemuan%2001.pdf

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on October 9, 2013 in Tugas

 

SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

Pengertian Informasi

  • Informasi merupakan data yang telah diberi makna melalui konteks. Data itu sendiri terdiri dari fakta-fakta dan angka-angka yang secara relatif tidak berarti bagi pemakai. Oleh sebab itu informasi dikatakan sebagai data yang sudah diproses, data yang sudah memiliki makna, dan data yang ditempatkan pada suatu konteks. Informasi yang baik itu harus relevan, tepat waktu, akurat, mengurangi ketidakpastian, dan mengandung elemen yang baru.
  • Sedangkan sistem adalah kumpulan elemen-elemen yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu. Elemen-elemen tersebut terdiri dari input, proses, dan output. Ketiga nya berinteraksi membentuk mekanisme kontrol untuk mencapai sebuah tujuan.

Oleh sebab itu informasi dapat berkaitan dengan sistem, karena informasi biasanya dikatakan sebagai input untuk sebuah sistem.

Pengertian Sistem Informasi Psikologi

Sistem informasi tidak selamanya melibatkan komputer, sistem informasi yang biasanya memegang komputer sebagai peran penting biasa disebut CBIS (computer based information system). Namun, dalam prakteknya sistem informasi selalu dikaitkan dengan komputer. Sistem informasi sendiri merupakan sistem terbuka yang menghasilkan informasi dengan menggunakan siklus : Input – Proses – Output.

Sedangkan psikologi merupakan kata yang bersumber dari bahasa Yunani, yaitu : Psyche yang berarti jiwa, dan Logos yang berarti ilmu. Sehingga psikologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang kejiwaan atau gejala-gejala tentang kejiwaan (perilaku).

Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi psikologi yaitu suatu sistem yang berfungsi mengumpulkan, memproses, menganalisis, dan menyebarkan informasi yang berkaitan dengan perilaku manusia untuk mencapai tujuan tertentu.

Contoh Kasus :

Aptitude Test di desain untuk mengindikasikan kecocokan seseorang dalam mengerjakan tugas-tugas tertentu (potensi), yang menggunakan komputer dalam pengerjaannya. Peserta tes mengerjakan beberapa soal dengan waktu yang ditentukan, komputer akan memproses hasil jawaban tersebut hingga akhirnya keluar hasil yang sesuai dengan potensi yang dimiliknya tersebut. Sama hal nya dengan Pauli Test, yang cara men-skoring dengan menggunakan komputer. Data hasil test dimasukan ke dalam komputer sesuai dengan langkah-langkah yang ada, kemudian komputer akan memproses data-data tersebut hingga keluar hasil dari pemrosesan data tersebut yaitu berupa grafik, dll.

Analisis :

Dari contoh diatas, saat ini media komputer sangat membantu memudahkan pekerjaan manusia. Dimana beberapa tes psikologi dapat diakses melalui komputer. Hal ini sangat membantu manusia dalam hal penginputan data, pemrosesan data, hingga mendapatkan output data yaitu hasil test atau hasil skoring dari dua jenis contoh test diatas.

Pada kesimpulannya, sebuah sistem akan mengubah suatu data menjadi suatu informasi yang akan diterima oleh masyarakat, yaitu : Input – Process – Output. Data-data tersebut akan dimasukan dan diproses oleh komputer hingga mengeluarkan hasil atau output berupa informasi yang bermanfaat.

 

Sumber :

http://bima.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/3331/SISTEM+INFORMASI.ppt

http://id.wikipedia.org/wiki/Informasi

http://sitinurmala-mala.blogspot.com/2011/02/sistem-informasi-psikologi.html

 
Leave a comment

Posted by on October 8, 2013 in Tugas