RSS

Tugas Softskill I : PSIKOTERAPI

17 Mar

I. PENGERTIAN PSIKOTERAPI

Jauh sebelum ditemukan cara pengobatan untuk menyembuhkan orang sakit, sudah disadari adanya pengaruh yang bisa diberikan untuk mempengaruhi suatu penyakit, dengan menanamkan atau meningkatkan perasaan sehat. Bentuk penyembuhan seperti ini kemudian dikenal dengan psikoterapi. Arti psikoterapi dilihat secara etimologis yakni “psyche” dan “therapy” yang artinya perawatan terhadap aspek kejiwaan seseorang. Dalam Oxford English Dictionary, kata Psychotherapy tidak tercantum, tetapi ada perkataan Psychotherapeutic yang artinya perawatan terhadap sesuatu penyakit dengan mempergunakan teknik psikologis untuk melakukan intervensi psikis terhadap pasien yang mengalami gangguan psikis atau hambatan kepribadian.

Sedangkan menurut Lewis Wolberg didalam bukunya yang berjudul The Technique Of Psychotherapy, psikoterapi adalah perawatan, secara psikologis, untuk masalah yang bersifat emosional dimana seseorang yang terlatuh sengaja menetapkan hubungan professional dengan pasien dengan tujuan untuk (1) menghilangkan, mengubah atau mengurangi symptom, (2) menjadi perantara pola perikalu yang terganggu, (3) menumbuhkan dan mengembangkan kepribadian positif.

II. TUJUAN PSIKOTERAPI

Tujuan dari psikoterapi itu sendiri dengan pendekatan psikodinamik menurut Ivey, et al (1987) adalah membuat sesuatu yang tidak sadar menjadi sesuatu yang disadari. Sedangkan dengan pendekatan psikoanalisis menurut Corey yaitu sebagai membuat sesuatu yang tidak sadar menjadi sesuatu yang disadari. Membantu klien dalam menghidupkan kembali pengalaman-pengalaman yang sudah lewat dan bekerja melalui konflik-konflik yang ditekan melalui pemahaman intelektual.

III. UNSUR PSIKOTERAPI

Ada 8 parameter pengaruh dasar menurut Masserman yang mencakup unsur-unsur lazim pada semua jenis psikoterapi, yaitu :

a.      Peran sosial

b.      Hubungan (Persekutuan terapeutik)

c.      Hak

d.      Retrospeksi

e.      Reduksi

f.       Rehabilitisi, memperbaiki gangguan perilaku berat

g.      Resosialisasi

h.      Rekapitulasi

IV. PERBEDAAAN ANTARA PSIKOTERAPI DENGAN KONSELING

  • Psikoterapi mengandung argi ganda. Pada satu segi, ia menunjuk pada satu bentuk terapi psikologis. Tetapi pada segi lain, ia menunjuk pada sekelompok terapi psikologis, yaitu suatu rentangan wawasan luas tempat hipnotis pada satu titik dan konseling pada titik lainnya.
  • Konseling lebih berfokus pada konseren, ikhwal, masalah pengembangan-pendidikan-pencegahan. Sedangkan psikoterapi lebih berfokus pada masalah penyembuhan-penyesuaian-pengobatan.
  • Konseling dijalankan atas dasar pandangan terhadap manusia, sedangkan psikoterapi dijalankan berdasarkan ilmu atau teori kepribadian dan psikopatologi.
  • Menurut Hahh dan MacLean (dalam Gunarsa), mengemukakan tujuan mengenai psikologi konseling yakni menitikberatkan pada upaya pencegahan agar penyimpanan yang merusak dirinya tidak timbul. Sedangkan psikoterapi terlebih dahulu menangani penyimpangan yang merusak dan baru kemudian menangani usaha pencegahannya.
  • Mereka juga mengemukakan bahwa konseling berhubungan dengan rencana jangka panjang yang bersangkut-paut dengan pendidikan dan pekerjaan atau jabatan seseorang serta pencegahan terhadap munculnya gangguan dalam bidang kesejahteraan mental sedangkan psikoterapi singkatnya berhubungan dengan tujuan penyembuhan.
  • Menurut Mowrer (dalam Gunarsa), konseling berhubungan dengan usaha mengatasi klien yang mengalami gangguan kecemasan biasa sedangkan psikoterapi berusaha menyembuhkan klien atau pasien yang menderita neurosis-kecemasan.
  • Tyler (dalam Gunarsa), mengemukakan bahwa konseling berhubungan dengan proses bantuan terhadap klien agar menumbuhkan rasa identitas sedangkan psikoterapi berusaha melakukan perubahan pada struktur dasar perkembangannya.
  • Menurut McLeod, perbedaan signifikan antara konseling dan psikoterapi adalah sebagian besar konseling dilaksanakan oleh pekerja sukarela nonprofesional, sedangkan psikoterapi adalah sebuah profesi profesional yang eksklusif.

V. PENDEKATAN PSIKOTERAPI TERHADAP ILLNESS

a.      Pendekatan psikoanalitik

b.      Behavior therapy

c.      Cognitive therapy

d.      Humantistik therapy

e.      Integrative/holistic therapy

VI. BENTUK UTAMA PSIKOTERAPI

  • Teknik Terapi Psikoanalisa : teknik ini menekankan fungsi pemecahan masalah dari ego yang berlawanan dengan impuls seksual dan agresif dari id
  • Teknik Terapi Perilaku : teknik ini menggunakan prinsip belajar untuk memodifikasi perilaku individu
  • Teknik Terapi Kognitif Perilaku: teknik ini memodifikasi perilaku individu dan mengubah keyakinan maladaptif
  • Teknik Terapi Humanistik: teknik dengan pendekatan fenomenologi kepribadian yang membantu individu menyadari diri sesungguhnya dan memecahkan masalah mereka dengan intervensi terapis yang minimal
  • Teknik Terapi Elektrik atau Integratif : Terapis mengkhususkan diri dalam masalah spesifik
  • Teknik Terapi Kelompok dan Keluarga : teknik yang memberikan kesempatan bagi individu untuk menggali sikap dan perilakunya dalam interaksi dengan orang lain yang memiliki masalah serupa.

Sumber :

Gunarsa, Singgih. 2007. Konseling dan Terapi. PT BPK Gunung Mulia: Jakarta

Corsini, Raymond. Wedding, Dany. 2010. Current Psychotherapies. Cengage Learning: California

McLeod, John. 2006. Pengantar Konseling : Teori dan Studi Kasus. Kencana Media : Jakarta

 
Leave a comment

Posted by on March 17, 2013 in Tugas

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: