RSS

Monthly Archives: April 2012

PEKERJAAN DAN WAKTU LUANG

Disini saya akan membahas bagaimana cara mengubah sikap terhadap pekerjaan, proses dalam memilih pekerjaan yang cocok dan fungsi psikologis dalam pekerjaan.

MENGUBAH SIKAP TERHADAP PEKERJAAN

Pekerjaan dinilai sebagai kegiatan manusia yang diarahkan untuk kemajuan manusia, baik kemajuan rohani maupun jasmani. Pekerjaan memerlukan pemikiran yang sadar sehingga bisa dengan bebas dapat mengarahkan kegiatannya kepada suatu tujuan tertentu. Dan tujuan yang dicari dalam pekerjaan yaitu menjadikan pekerja menjadi “baik”,, baik disini maksudnya adalah menjadikan pekerja lebih terpenuhi kebutuhan hidupnya an keluarganya, dan mereka menghindari aktifitas mereka yang menjadikan mereka “buruk”. Dan disini atasan  pun berperan penting dalam mengubah sikap karyawan mereka agar dapat bekerja lebih keras dan mencapai kinerja pekerjaan yang lebih tinggi. Karyawan diusahakan supaya menyukai pekerjaan yang ia dapatkan agar dapat menghasilkan kinerja yang baik. Manajer dalam mengubah sikap karyawan juga harus memiliki kemampuan yang tepat, misalnya diberi bonus jika bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Diberikan reward dan punishment kepada karyawan tersebut, sehingga memunculkan sikap take and give.

PROSES DALAM MEMILIH PEKERJAAN

Proses perkembangan dalam pemilihan pekerjaan bagi individu dijelaskan oleh Donald Super. Perkembangan pemilihan karier pekerjaan dibagi menjadi lima tahap, yaitu :

  • Cristalization

Individu berusaha mencari berbagai bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan melalui pendidikan formal dan nonformal untuk persiapan masa depan hidupnya.

  • Spesification

Individu akan meneruskan pendidikannya pada jenjang khusus yang sesuai dengan minat-bakatnya. Masa spesifikasi ini lebih mengarah pada jalur pendidikan yang menjurus pada taraf professional atau keahlian.

  • Implementation

Individu mulai menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh pada masa sebelumnya, secara nyata dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan bidang keahlian atau profesi nya. Misalnya setelah ia lulus dalam pendidikan psikologi nya ia berprofesi sebagai seorang psikolog.

  • Stabilization

Individu menekuni bidang profesinya sampai benar-benar ahli di bidangnya sehingga individu dapat mencapai prestasi puncak. Taraf ini ditandai dengan prestasi individu menduduki posisi penting, misalnya direktur perusahaan,dsb.

  • Consolidation

Setelah mencapai puncak karier, individu mulai memikirkan kembali sesuatu yang telah dilakukan selama ini baik yang berhasil maupun yang gagal.

MEMEILIH PEKERJAAN YANG COCOK

Dalam memilih pekerjaan yang cocok dibutuhkan tes psikotes agar calon pekerja tidak salah dalam mengambil pekerjaan. Tes psikotes disini juga akan menguntungkan kedua belah pihak, seleksi yang kurang tepat akan menyebabkan kerugian besar baik karyawan maupun perusahaan yang bersangkutan.

Dari sisi pegawai, jika kita terseleksi dalam pekerjaan yang kurang cocok dengan potensi psikologis yang kita miliki, akan timbul ketidaknyamanan dalam bekerja, kurang termotivasi, bahkan dapat enimbulkan stress kerja, yang pada akhirnya membuat kita keluar dari pekerjaan tersebut. Oleh sebab itu kita membutuhkan psikotes untuk melihat sejauh mana potensi psikologis kita agar tidak salah memilih pekerjaan.

Sedangkan dari sisi perusahaan, menemukan orang yang tepat merupakan upaya yang sangat sulit yang selalu dihadapi. Dari sisi perusahaan, biaya seleksi dan pelatihan yang dibutuhkan akan sangat mahal, tidak efisien, menurunkan motivasi, serta masih ditambah biaya untuk seleksi dan pelatihan orang yang akan menggantikan karyawan tersebut. Oleh sebab itu dari proses seleksi perusahaan mengadakan tes psikotes untuk melihat potensi psikologis dan kepribadian sang calon karyawan tersebut.

 

Sumber :

Perilaku Dan Manajemen Organisasi. Penerbit : Erlangga. Jakarta

Dariyo, Agus. Psikologi Perkembangan Dewasa Muda.

Oktora, P.S. Pintar Mencari Dan Mendapatkan Pekerjaan. Penerbit : Visimedia

Advertisements
 
1 Comment

Posted by on April 23, 2012 in Tugas

 

Tags:

COKLAT : SI LUMER PENGUBAH MOOD

 

Makanan yang disukai oleh semua kalangan ini ternyata sudah ada sejak 2.000 tahun lalu lho,,tepatnya di Amerika Tengah dan Meksiko. Namun makanan yang satu ini kerap disalahkan karena menyebabkan gigi kerepos dan kegemukan. Tapi, rasanya yang bisa membuat kita lupa akan masalah yang sedang kita hadapi ini emang kudu wajib banget buat dikonsumsi..

Chocolate Milk vs Dark Chocolate

Tau gak sih ternyata sepotong dark Chocolate itu mengandung berlipat-lipat antioksidan dibandingkan dengan sepotong coklat susu. Walupun begitu, sepotong dark chocolate kalori nya lebih sedikit dibanding susu coklat. Coklat susu dengan lemak jenuh dan kalori nya yang tinggi itulah yang lebih mudah menyebabkan kita gemuk karena mengandung susu. Dan karena minim nya kakao padat per ons dan minim pula antioksidannya.

Bener Gak Sih Coklat Meningkatkan Gairah??

Daaann ternyata coklat mengandung sejumlah bahan kimia phenylethylamine (PEA), peningkat mood kadar sedang. Dan ini merupakan bahan kimia yang sama yang di produksi otak saat kita merasa senang atau jatuh cinta. So,, TIDAK BENAR kalo coklat itu meningkatkan gairah.

Apa Bener Coklat Menaikkan Kolesterol??

Seperti banyak pendapat yang kita ketahui coklat itu dapat menaikkan kolesterol darah,,tapi kolesterol yang dihasilnya ternyata bukan kolesterol jahat kok. Asam oleat yang juga terdapat di dalam mentega kokoa merupakan jenis lemak tidak jenuh tunggal, setipe dengan lemak yang ada pada minyak zaitun yang justru malah meningkatkan kolesterol baik.

Bikin Gemuk dan Bikin Gigi Berlubang Gak Sih??

Selama kita masih dalam batas wajar mengonsumsinya itu masih wajar di konsumsi kok. Yang bikin gemuk itu adalah coklat yang mengandung susu. Dan ternyata penelitian yang dilakukan oleh Osaka University, Jepang, kakao mengandung agen antibakteri pelawan gigi berlubang. Kandungan gula yang ditambahkan oleh si pembuat coklatlah yang menyebabkan gigi kita berlubang.

Nutrisi apa aja sih yang ada di Coklat??

Dan ternyata banyak banget zat yang terkandung dalam coklat ini, yaitu : Vitamin dan mineral dalam 1,5 ons batang susu coklat. Kandungan gizi meningkat bila ditambah kacang almond atau kacang tanah :

  • 3 gram protein
  • 15 persen riboflavin
  • 9 persen kalsium
  • 7 persen besi

Dan disini faktanyaaaaa??

  • Perlu empat benih kakao untuk membuat satu ons susu coklat dan 12 benih kakao untuk satu ons dark chocolate. disini keunggulan susu coklat daripada dark chocolate adalah kandungan kalsiumnya.
  • Kandungan antioksidannya mencegah timbulnya penyakit kardiovaskular (pembuluh darah jantung) dan asam stearik meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL)
  • Susu coklat yang berkalori tinggi efektif untuk menggemukan penderita TBC
  • Mengandung lebih dari 300 bahan kimia, termasuk perangsang seperti kafein dan theobromine meski tidak banyak, sehingga tak terlalu berpengaruh pada otak dan sistem syaraf.
  • Mengandung flavonoid seperti juga yang terdapat pada anggur merah, teh, buah, dan sayur-sayuran. Flavonoid bermanfaat untuk kesehatan pembuluh darah jatung, dan mencegah sel-sel tubuh rusak.

So,, selama kita masih dalam batas wajar mengkonsumsinya gak jadi masalah kan buat melahap si lumer yang enak ini..jadi aman kok 😀

Sumber :

FortoMagz

 

 

 
6 Comments

Posted by on April 3, 2012 in Tulisan

 

Tags:

12 TERAPI EFEKTIF UNTUK ANAK AUTISME

Terapi pada dasarnya perlu diberikan untuk membangun kondisi yang lebih baik. Terapi juga harus rutin dilakukan agar apa yang menjadi kekurangan anak dapat dipenuhi secara bertahap. Terapi juga harus diberikan sedini mungkin sebelum anak berusia 5 tahun. Sebab, perkembangan pesat otak anak umumnya terjadi pada usia sebelum 5 tahun, tepatnya puncak pada usia 2-3 tahun. Beberapa terapi yang ditawarkan oleh para ahli adalah :

  • Terapi Biomedik

Terapi biomedik dikembangkan oleh kelompok dokter yang tergabung dalam Defeat Autism Now . Pada terapi ini difokuskan pada pembersihan fungsi-fungsi abnormal pada otak. Dengan terapi ini diharapkan fungsi susunan saraf pusat bisa bekerja lebih baik sehingga gejala autism berkurang atau bahkan menghilang. Obat-obatan juga digunakan untuk penyandang autism, namun harus dengan pengawasan dokter spesialis yang lebih memahami dan mempelajari autism. Terapi biomedik melengkapi terapi lainnya dengan memperbaiki dari dalam (biomedis). Dan juga didukung oleh terapi dari dalam dan luar diri agar mengalami kemajuan yang cukup bagus.

  • Terapi Okupasi

Terapi okupasi berguna untuk melatih otot-otot halus anak. Menurut penelitian, hamper semua kasus anak autistic mempunyai keterlambatan dalam perkembangan motorik halus. Gerak-geriknya sangat kaku dan kasar, mereka kesulitan untuk memegang benda dengan cara yang benar, kesulitan untuk memegang sendok dan menyuapkan makanan ke dalam mulutnya,dsb. Dengan terapi ini anak akan dilatih untuk membuat semua otot dalam tubuhnya berfungsi dengan tepat.

  • Terapi Integrasi Sensoris

Terapi ini berguna meningkatkan kematangan susunan saraf pusat, sehingga lebih mampu untuk memperbaiki struktur dan fungsinya. Aktivitas ini merangsang koneksi sinaptik yang lebih kompleks, dengan demikian bisa meningkatkan kapasitas untuk belajar.

  • Terapi Bermain

Terapi bermain adalah pemanfaatan pola permainan sebagai media yang efektif dari terapis, melalui kebebasan eksplorasi dan ekspresi diri. Pada terapi ini, terapis bermain menggunakan kekuatan terapiutik permainan untuk membantu klien menyelesaikan kesulitan-kesulitan psikososial dan mencapai pertumbuhan, perkembangan yang optimal.

  • Terapi Perilaku

Terapi ini memfokuskan penanganan pada pemberian reinforcement positif setiap kali anak berespons benar sesuai intruksi yang diberikan. Tidak ada punishment dalam terapi ini, akan tetapi bila anak menjawab salah akan mendapatkan reinforcement positif yang ia sukai. Terapi ini digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan anak pada aturan. Dari terapi ini hasil yang didapatkan signifikan bila mampu diterapkan secara intensif.

  • Terapi Fisik

Beberapa penyandang autism memiliki gangguan perkembangan dalam motorik kasarnya. Kadang tonus ototnya lembek sehingga jalannya kurang kuat. Keseimbangan tubuhnya juga kurang bagus. Fisioterapi dan terapi integrasi sensoris akan sangat banyak menolong untuk menguatkan otot-otot dan memperbaiki keseimbangan tubuh anak.

  • Terapi Wicara

Hampir semua anak dengan asutism mempunyai kesulitan dalam bicara dan berbahasa. Kadang-kadang bicaranya cukup berkembang, namun mereka tidak mampu untuk memakai kemampuan bicaranya untuk berkomunikasi/berinteraksi dengan orang lain.

  • Terapi Musik

Terapi music menurut Canadian Association for Music Therapy (2002) adalah penggunaan music untuk membantu integrasi fisik, psikologis, dan emosi individu, serta untuk treatment penyakit atau ketidakmampuan. Sedangkan menurut American Music Therapy Association (2002) terapi music adalah semacam terapi yang menggunakan music yang bersifat terapiutik guna meningkatkan fungsi perilaku, social, psikologis, komunikasi, fisik, sensorik motorik dan kognitif.

  • Terapi Perkembangan

Terapi ini didasari oleh adanya keadaan bahwa anak dengan autis melewatkan atau kurang sedikit bahkan banyak sekali kemampuan bersosialisasi.yang termasuk terapi perkembangan misalnya Floortime, dilakukan oleh orang tua untuk membantu melakukan interaksi dan kemampuan bicara.

  • Terapi Visual

Individu autistic lebih mudah belajar dengan melihat. Hal inilah yang kemudian dipakai untuk mengembangkan metode belajar berkomunikasi melalui gambar-gambar. Beberapa video games bisa juga dipakai untuk mengembangkan keterampilan komunikasi.

  • Terapi Medikamentosa

Disebut juga terapi obat-obatan. Terapi ini dilakukan dengan pemberian obat-obatan oleh dokter yang berwenang. Para penyandang jangan diberi sembarang obat, tapi obat harus diberikan bila timbul indikasi kuat. Gejala yang sebaiknya dihilangkan dengan obat : hiperaktivitas yang hebat, menyakiti diri sendiri, menyakiti orang lain (agresif), merusak (destruktif), dan gangguan tidur.

  • Terapi Melalui Makanan

Terapi melalui makanan diberikan untuk anak-anak dengan masalah alergi makanan tertentu. Di sisi lain, ada bebrapa makanan yang mengandung zat yang dapat memperberat gejala autis pada anak. Dalam terapi ini diberikan solusi tepat bagi para orang tua untuk menyiasati menu yang cocok dan sesuai bagi putra-putrinya sesuai dengan petunjuk ahli mengenai gizi makanan.

 

Sumber :

Galih A Veskariyanti, Terapi Autis Paling Efektif, Pustaka Anggrek. Yogyakarta

 

 
9 Comments

Posted by on April 1, 2012 in Tulisan

 

Tags: